HUBUNGAN KONSUMSI MAKANAN SIAP SAJI DENGAN PENYAKIT GASTRITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BUNGI KECAMATAN DUAMPANUA KABUPATEN PINRANG TAHUN 2026
Kata Kunci:
frekuensi, jenis makanan, lama konsumsi, gastritisAbstrak
Gastritis merupakan peradangan pada mukosa lambung yang dapat dipengaruhi oleh kebiasaan makan, termasuk konsumsi makanan siap saji. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan frekuensi, jenis, dan lama konsumsi makanan siap saji dengan penyakit gastritis di wilayah kerja Puskesmas Bungi Kecamatan Duampanua Kabupaten Pinrang Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik observasional dan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah 42 pasien yang memiliki riwayat atau diagnosis gastritis di Puskesmas Bungi, dan seluruh populasi dijadikan sampel dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi konsumsi makanan siap saji dengan gastritis (p=0,013), jenis makanan siap saji dengan gastritis (p=0,010), dan lama konsumsi makanan siap saji dengan gastritis (p=0,001). Hasil tersebut menunjukkan bahwa frekuensi, jenis, dan lama konsumsi makanan siap saji berhubungan secara signifikan dengan gastritis pada responden. Tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan edukasi mengenai pola makan sehat dan teratur, sedangkan masyarakat diharapkan membatasi konsumsi makanan siap saji.
